
Program TMMD Reguler ke-128 Tahun 2026 Di Desa Krangean, merupakan salah satu bentuk pengabdian TNI kepada masyarakat, khususnya di daerah pedesaan yang masih memiliki keterbatasan fasilitas umum. Salah satu fokus utama kegiatan fisik kali ini adalah pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) bagi warga yang belum memiliki akses sanitasi layak.
Permasalahan Sanitasi
-
Akses terbatas: Banyak warga di pedesaan masih menggunakan sungai atau fasilitas seadanya untuk kebutuhan mandi dan buang air.
-
Dampak kesehatan: Kondisi ini berpotensi menimbulkan penyakit menular seperti diare, kulit, dan infeksi saluran pencernaan.
-
Kualitas hidup: Ketiadaan MCK juga memengaruhi kenyamanan serta martabat masyarakat.
-
Kegiatan Pembangunan MCK
Dalam TMMD ke-128, pembangunan MCK dilakukan dengan melibatkan:
-
Gotong royong warga: Masyarakat ikut serta membantu tenaga dan bahan lokal.
-
Tenaga TNI: Prajurit TNI menjadi motor penggerak, memastikan pembangunan sesuai standar.
-
Material sederhana: Menggunakan bahan yang mudah diperoleh, namun tetap kokoh dan higienis.
Manfaat yang Diharapkan
-
Kesehatan meningkat: Warga memiliki akses sanitasi layak sehingga risiko penyakit berkurang.
- Kesadaran lingkungan: Mendorong pola hidup bersih dan sehat.
Seorang warga penerima manfaat menyampaikan bahwa keberadaan MCK ini sangat membantu, terutama bagi keluarga yang sebelumnya harus menempuh jarak jauh ke sungai. Ia menekankan bahwa pembangunan ini bukan hanya soal fisik, tetapi juga meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam kehidupan sehari-hari.